ISO 9001: Kepentingan & Persyaratan dari Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu

ISO 9001 certification adalah standar internasional yang menetapkan kriteria untuk Sistem Manajemen Mutu (SMM). Sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1986 oleh ISO (International Organization for Standardization), ISO 9001 mengalami 2 kali perubahan minor (1994, 2008) dan 2 kali perubahan major (2000, 2015). Versi terbaru ISO 9001 adalah ISO 9001 2015.

Daftar Isi:

  1. Pentingnya Melakukan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 Bagi Perusahaan
  2. Lankgah-Langkah Untuk Mendapatkan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001?
  3. Memilih Badan Sertifikasi Untuk ISO 9001
  4. Daftar Dokumen Yang Dibutuhkan Untuk Persyaratan ISO 9001
  5. Berapa Lama Proses Untuk Mendapatkan Sertifikat Sistem Manajemen Mutu?
  6. Berapa Lama Masa Berlaku Sertifikat ISO 9001?
  7. Biaya Sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001
  8. Menerapkan ISO 9001 Dengan Pendekatan Konsultan ISO vs Mandiri
  9. Apa Yang Dapat Jasa Konsultan ISO Kami Tawarkan Kepada Anda Untuk Mendaftar Sistem Manajemen Mutu

iso 9001 sertifikasi indonesia

1.     Pentingnya Melakukan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 Bagi Perusahaan

Sebuah perusahaan yang melakukan sertifikasi ISO 9001 akan memperoleh keuntungan bagi perusahaan maupun kepuasan pelanggan, diantaranya termasuk :

  1. Setiap perusahaan atau organisasi yang telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001 berbeda dengan perusahaan atau organisasi yang belum menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001 dalam hal kualitas produk, proses dan layanan yang diberikan.
  2. Dapat meningkatkan efisiensi tingkat organisasi atau perusahaan di tingkat operasional.
  3. ISO 9001 merupakan standar internasional dan standar yang paling banyak digunakan oleh banyak organisasi/perusahaan.
  4. Bagi organisasi yang telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001, dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan, juga memotivasi karyawan, dan menciptakan budaya perbaikan terus-menerus.
  5. Bagi organisasi yang telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001, hal ini dapat meningkatkan citra perusahaan dan berdaya saing.
  6. Untuk organisasi yang telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001, mereka dapat meningkatkan jaminan kualitas produk dan proses.
  7. Bagi organisasi yang telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001, dapat memenuhi kebutuhan pasar.
  8. Bagi organisasi yang telah menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001, dapat meningkatkan peluang untuk memasuki pasar global.
  9. Kinerja ditinjau secara berkala dan difokuskan pada pencapaian tujuan.
  10. Jika ada pergantian karyawan, prosesnya bisa dilanjutkan
  11. Produktivitas yang tidak memenuhi standar kualitas dapat diminimalisir dan tingkat kesalahan dapat dihindari.

2.     Lankgah-Langkah Untuk Mendapatkan Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001?

Terdapat 5 Langkah untuk mndapatkan sertifikasi ISO 9001: Persiapan- Dokumentasi- Implementasi-Audit Internal-Sertifikasi

Langkah Persiapan

  1. Tentukan Apa yang Ingin Anda Peroleh dari sistem manajemen mutu ISO 9001
  2. Tentukan Ruang Lingkupnya
  3. Tentukan Pendekatan Penerapan Mana yang Terbaik
  4. Tetapkan Orang-Orang Yang Bertanggung Jawab Untuk Proyek Sertifikasi Ini
  5. Dapatkan Pelatihan Mengenai sistem manajemen mutu ISO 9001
  6. Dapatkan Dukungan Eksekutif dan Timbulkan Ketertarikan Karyawan
  7. Rencanakan Proyek Anda

Langkah Dokumentasi

Secara garis besar, dokumen yang dibutuhkan diantaranya:

  • Kebijakan Mutu
  • Sasaran Mutu
  • Pernyataan Ruang Lingkup
  • Prosedur
  • Instruksi Kerja Formulir

Langkah Implementasi

  • Tinjau Prosedur Kerja
  • Perbaikan Prosedur Kerja
  • Menjalankan Instruksi Kerja
  • Simpan Catatan Bukti-bukti
  • Pengarsipan

Langkah Audit Internal

Audit internal adalah inspeksi mandiri untuk memeriksa apakah sistem ISO 9001 Anda diterapkan secara efektif. Audit internal dilakukan oleh karyawan yang telah menjalani pelatihan auditor, meskipun Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk melakukan outsourcing. Selama audit, proses kerja diamati, manajemen dan staf diwawancarai, dan catatan diperiksa. Tujuannya adalah untuk memverifikasi kepatuhan dengan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001, serta prosedur dan instruksi kerja. Audit adalah alat untuk latihan dan perbaikan.

Langkah Sertifikasi

Perusahaan Anda akan mendapatkan sertifikasi ISO 9001 setelah lulus audit lengkap yang dilakukan oleh auditor pihak ketiga yang independen. Audit sertifikasi ini dapat dilakukan di tempat atau dari jarak jauh. Anda dapat menjadwalkannya setelah audit internal lengkap dan setelah mengumpulkan sekitar 1-2 bulan catatan ISO.

  1. Memilih Registrar Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 Anda
    1. Yaitu, entitas independen yang mengirimkan auditor dan menerbitkan sertifikat 9001 Anda. Registrar yang memiliki reputasi baik harus diakreditasi secara resmi oleh badan akreditasi nasional.
  2. Menjalankan proses audit sertifikasi ISO 9001
  3. Menuai Manfaat Pemasaran
  4. Mempertahakan Sertifikasi

3. Memilih Badan Sertifikasi Untuk ISO 9001

Sebelum Anda mendaftarkan perusaan untuk sertifikasi, ada baiknya Anda memilih berdasarkan hal berikut :

  1. Pilih Badan sertifikasi yang mempunyai akreditasi KAN (Komisi Akreditasi Nasional) yang masih berlaku. Badan Sertifikasi yang diakreditasi komite akreditasi negara lain tidak masalah, selama komite akreditasi tersebut telah sudah bekerjama dalam International Acreditation Forum (IAF)
  2. Nomer Sertifikat yang dikeluarkan teregister secara online.
  3. Mempunyai sumber daya yang jelas dan berpengalaman.
  4. Biaya yang diminta transparan dan kompetitif
  5. Periode waktu Assessment Jelas.

4. Daftar Dokumen Yang Dibutuhkan Untuk Persyaratan ISO 9001

Persyaratan Dokumentasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 :

ISO 9001:2015 pada klausul 4.4  mewajibkan perusahaan memelihara informasi terdokumentasi (maintain documented information) dan menyimpan informasi terdokumentasi (retain documented information) untuk mendukung operasional proses.

  1. Dokumen Wajib
Klausul ISO 9001:2015Dokumen Wajib
4.3Ruang Lingkup Sistem Manajemen Mutu
5.2.2 a)Kebijakan Mutu
6.2.1Sasaran Mutu
4.4.2Dokumen- dokumen operasional pendukung proses
  1. Rekaman Wajib
Klausul ISO 9001:2015Rekaman Wajib
4.4.2Rekaman operasional pendukung proses
8.4.1Rekaman seleksi, evaluasi dan re evaluasi supplier (penyedia eksternal)
7.1.5.1Rekaman pemeliharaan peralatan pemantauan dan pengukuran
7.2Bukti kompetensi
8.2.3.2Rekaman hasil review persyaratan pelanggan
8.2.3.2Rekaman persyaratan baru dari pelanggan
8.3.3Rekaman input desain dan pengembangan
8.3.4Rekaman kegiatan pengendalian desain dan pengembangan
8.3.5Rekaman output desain dan pengembangan
8.3.6Rekaman perubahan desain dan pengembangan
8.