Produk organik adalah produk yang dibudidayakan, diproses dan disimpan tanpa menggunakan pupuk sintesis, pestisida, herbisida, atau iradiasi. Istilah “organik” mengacu pada metode budidaya dan pengolahan makanan, yang didefinisikan sebagai berikut:
Dibandingkan solusi buatan, petani yang telah memiliki sertifikasi USDA Organic menggunakan beragram teknologi, baik konvensional maupun modern, kaitannya dengan studi ilmiah untuk melestarikan keseimbangan ekologi. Melalui praktik seperti rotasi tanaman, budidaya, dan pengomposan, mereka bekerja secara alami untuk mengembalikan nutrisi yang hilang dari tanah. Karena komitmen mereka untuk membasmi hama dan penyakit tanaman tanpa penggunaan pestisida konvensional, kondisi tanah menjadi lebih subur sehingga menghasilkan tanaman dalam kondisi yang lebih baik.
Bagaimana Mendapatkan Sertifikasi Organik?
Pemberi sertifikasi bertanggung jawab untuk memastikan bahwa produk dengan label USDA Organic memenuhi semua kriteria organik. Berikut adalah langkah-langkah proses sertifikasi organik:
- Pertanian atau perusahaan harus menerapkan teknik pertanian organik sebelum memilih lembaga sertifikasi yang diakui oleh USDA dan mengajukan aplikasi serta membayar biaya yang diperlukan.
- Aplikasi yang diajukan akan diperiksa oleh lembaga sertifikasi untuk memastikan bahwa semua aktivitas produksi sesuai dengan aturan USDA Organic.
- Pemeriksaan di tempat terhadap proses produksi pertanian atau perusahaan oleh inspektur.
- Lembaga sertifikasi melakukan analisis terhadap aplikasi yang diajukan serta laporan dari inspektur untuk menilai kesesuaian aktivitas produksi yang dilakukan oleh pemohon dengan peraturan yang ditetapkan USDA.
- Sertifikasi organik dapat diperoleh dari lembaga sertifikasi.
- Pertanian atau perusahaan organik harus melalui peninjauan dan inspeksi tahunan agar sertifikasinya tetap terkini.
Prosedur Sertifikasi USDA
Membuat rencana sistem organik. Prosedur sertifikasi organik mencakup rencana sistem organik sebagai prinsip pengelolaan utamanya. Merupakan tanggung jawab produsen atau pedagang yang ingin mendapatkan sertifikasi USDA untuk membuat dokumen yang menguraikan bagaimana suatu operasi mematuhi persyaratan berdasarkan kualitas tertentu dari aktivitas tersebut.
Rencana bervariasi tergantung jenis bisnis dan persyaratannya, meskipun demikian, rencana mencakup semua aspek sistem pertanian atau penanganan, termasuk pengolahan, penanaman, pemanenan, penyimpanan, dan pengangkutan produk. Rencana juga harus memberikan rincian terkait senyawa yang diizinkan selama proses penanaman atau pemeliharaan, teknik pemantauan sistem organik, sistem pencatatan, dan penghalang yang mencegah pencampuran dengan barang tidak organik atau bersinggungan dengan zat terlarang.
Langkah kedua adalah menerapkan strategi sistem organik ke dalam aktivitas produksi. Mintalah lembaga sertifikasi untuk melihat strategi tersebut sebelum digunakan. Perusahaan organik harus memiliki sertifikasi dari salah satu lembaga swasta, internasional, atau negara yang telah disetujui oleh USDA. Anda dapat menemukan lembaga sertifikasi tidak hanya di Amerika Serikat, namun juga di negara lain. Merupakan tugas lembaga sertifikasi untuk memeriksa apakah produk organik telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan dalam standar organik.
Langkah ketiga adalah inspeksi produk. Lembaga sertifikasi akan melakukan inspeksi di tempat untuk setiap perusahaan yang mengajukan sertifikasi organik. Proses inspeksi menyeluruh bervariasi tergantung jenis pertanian atau perusahaan yang diperiksa. Misalnya, pada inspeksi hasil panen akan dilakukan pemeriksaan ladang, kondisi tanah, kesehatan tanaman, strategi pengendalian gulma dan hama pertanian lainnya, sistem irigasi, tempat penyimpanan dan peralatan yang digunakan. Sedangkan pada inspeksi hewan dilakukan pemeriksaan pakan dan catatan pembeliannya, ransum pakan, kondisi hewan, praktik manajemen pencegahan kesehatan (seperti vaksinasi), catatan kesehatan, dan jumlah ternak di peternakan tersebut, serta kondisi ternak. Auditor akan memeriksa ruang penerimaan, pemrosesan dan penyimpanan yang digunakan untuk bahan mentah organik dan barang jadi di tempat yang bertanggung jawab untuk menangani atau memproses produk.
Langkah keempat adalah peninjauan laporan inspeksi oleh lembaga sertifikasi. Setelah dilakukan inspeksi dan perbandingan antara prosedur yang dilakukan dengan rencana sistem organik, inspektur akan menyampaikan temuan-temuan mereka kepada lembaga sertifikasi. Selain poin-poin inspeksi yang sudah disebutkan sebelumnya, inspektur juga melakukan evaluasi terhadap bahaya kontaminasi dari bahan terlarang dan mungkin juga mengambil sampel produk, tanah, atau jaringan apabila diperlukan. Inspektur akan menganalisa kemungkinan bahaya dan poin pengendalian penting, serta memverifikasi bahwa proses yang dilakukan telah sesuai untuk menghindari adanya kontaminasi. Setelah itu, semua laporannya akan diberikan kepada lembaga sertifikasi untuk dievaluasi.
Langkah kelima adalah mendapatkan keputusan dari lembaga sertifikat. Apabila pertanian atau perusahaan mematuhi semua persyaratannya, lembaga sertifikasi akan memberikan sertifikat organik terhadap produk yang dipasarkan. Pertanian atau perusahaan organik harus melakukan inspeksi setidaknya sekali setiap tahun agar sertifikasinya tetap terkini, dan terus merevisi rencana sistem organiknya apabila terdapat penyesuaian dengan teknik yang digunakan.
Keuntungan Memiliki Sertifikasi Organik dari USDA
Memiliki sertifikasi organik dari USDA adalah keputusan bisnis yang cerdas dan layak yang dapat menguntungkan petani, toko, atau jenis perusahaan lainnya. Hanya menyatakan bahwa produk tersebut “organik” tidaklah cukup. Anda bertanggung jawab untuk memeriksa apakah produk tersebut memiliki segel persetujuan organik dari USDA.
Segel standar organik nasional USDA (The USDA National Organic Standard Seal) tidak hanya menunjukkan dedikasi berkelanjutan Anda terhadap kesehatan, namun juga memberikan jaminan kepada pelanggan dan pembeli bahwa produk yang mereka beli memenuhi standar sertifikasi organik yang ditetapkan oleh USDA. Produk-produk Anda akan lebih laku di pasaran sehingga lebih menguntungkan. Pertanyaannya adalah, bagaimana untuk memulai proses sertifikasi organik dari USDA?
Apakah Anda Memenuhi Persyaratan untuk Mendapatkan Sertifikasi USDA?
Menghubungi lembaga sertifikasi organik terkemuka adalah cara paling efektif untuk menentukan apakah pertanian atau produk Anda memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikasi organik dari USDA. Program Organik Nasional (National organic Program/NOP) memberikan akreditasi kepada lembaga sertifikasi yang khusus di bidang produk organik.
Jasa konsultasi sertifikasi USDA Anda akan membantu terkait proses perencanaan, evaluasi produk, hingga Anda mendapatkan lisensi untuk menggunakan label “organik” pada produk Anda, jadi pastikan Anda memilih jasa konsultasi yang tepat.
Siapa yang Memenuhi Kriteria?
Pada umumnya, apabila Anda memenuhi salah satu persyaratan berikut, Anda mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikasi organik.
- Petani atau peternak yang melakukan budidaya sesuai dengan standar organik.
- Pengolah makanan organik, serat, tekstil, maupun pakan organik.
- Seseorang yang bekerja dan menangani produk-produk organik dalam beberapa kapasitas, seperti perantara, pengepak, grosir atau distributor.
- Pemilik restoran yang menyajikan makanan organik.
- Toko yang menjual produk-produk organik atau makanan sebagai bisnis utamanya.
- Distributor atau pengecer barang organik.
- Produsen produk organik yang memiliki brand.
Meskipun demikian, tidak semua orang memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikasi organik dari USDA. Syarat yang utama, produk Anda harus mematuhi Daftar Nasional Zat yang Diizinkan dan Zat Terlarang.
Daftar ini berisi senyawa sintetis dan non-sintetis, senyawa yang ada secara alami, yang boleh digunakan dan tidak boleh digunakan pada proses produksi dan pengolahan produk organik. Karena banyaknya persyaratan USDA, sangat mungkin bahwa Anda tidak mendapatkan sertifikasinya.
Apakah Pilihan Terbaik Bagi Anda?
Proses mendapatkan sertifikasi organik dari USDA berlangsung secara berkelanjutan dan membutuhkan komitmen. Misalnya, apakah Anda tahu bahwa pada kasus tertentu, untuk mendapatkan sertifikasi organik Anda harus memenuhi persyaratan selama beberapa tahun sebelumnya?
Pedoman Program Organik Nasional menuntut agar tanaman organik dibudidayakan di lahan yang tidak diberi pestisida, herbisida, atau pupuk terlarang selama tiga tahun


