Kaligrafi Cina

Apa itu Kaligrafi Cina?

Seni kaligrafi merupakan salah satu karya seni yang berupa seni menulis dengan indah. Secara etimologis, kata kaligrafi berasal dari bahasa latin κάλλος kallos yang berarti indah dan γραφή graphẽ yang berarti tulisan. Di Cina (China) sendiri, Kaligrafi Cina disebut dengan shufa (書法 , shu = tulis, fa = teknik). Kaligrafi Cina merupakan salah satu budaya utama Cina kuno, bersamaan dengan permainan musik yang menggunakan senar, permainan papan “go”, dan lukisan.

Kaligrafi Cina tidak hanya digunakan sebagai alat untuk sekedar berkomunikasi melalui tulisan, tetapi juga sebagai alat untuk mengekspresikan diri dan menyampaikan emosi, hasrat, dan pandangan dari pembuatnya. Suatu kaligrafi tidak hanya melambangkan sebuah huruf, tetapi juga dapat melambangkan kalimat, suasana hati, kejadian, puisi, dan lukisan dalam satu wadah secara bersamaan. Hal inilah yang paling membedakan Kaligrafi Cina dan kaligrafi lainnya, dimana Kaligrafi Cina pada umumnya mengandung makna filosofis yang lebih dalam lagi selain memiliki nilai seni dan keindahan. Isi Kaligrafi Cina bisa berupa pantun, puisi, kata-kata mutiara, nama tempat, nama orang, cerita, dan sebagainya.

Kaligrafi Cina juga memiliki aturan – aturan tersendiri dalam penulisannya, dimana masing-masing komponen dalam kaligrafi diatur dan direncanakan sedemikian rupa sehingga komposisinya seimbang dan sesuai dengan nilai-nilai budaya yang mengaturnya. Karya kaligrafi mengekspresikan bermacam  faktor penting atau esensial dari keindahan, kestabilan, kontras,  variasi,  kontinuitas, pergerakan, perubahan dan harmoni, melalui bermacam guratan dan bentuk garis, kombinasi dan gerak perubahan.

Karakter huruf Cina memiliki beberapa macam ejaan, contohnya saja karakter Cina yang memiliki arti kebahagiaan dapat dieja dalam 100 cara. Kombinasi satu huruf dengan huruf yang lainnya akan menghasilkan makna atau arti yang berbeda pula. Oleh karena itu, pesan yang dapat disampaikan melalui Kaligrafi Cina bisa bermacam-macam dan sangat luas, meskipun terlihat hanya memiliki satu atau beberapa karakter saja.

Sejarah Kaligrafi Cina

Kaligrafi Cina merupakan salah satu jenis kaligrafi yang tertua dalam peradaban manusia. Asal mula karakter huruf Cina (China) berawal lebih dari 3000 tahun yang lalu pada masa Dinasti Shang (atau Yin). Pada masa ini, penulisan huruf tersebut dilakukan dengan cara melakukan pengukiran pada tulang hewan dan juga cangkang kura-kura. Huruf-huruf pada Dinasti Shang ini sudah ada lebih dari 5000 karakter yang berhasil diidentifikasi, namun masih banyak juga yang makna atau artinya belum diketahui. Akan tetapi, sudah dapat dipastikan karakter-karakter inilah yang akan menjadi cikal bakal karakter huruf Cina saat ini. Setelah itu, karakter Cina mulai diukir pada perunggu. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya penemuan perungg-perunggu untuk kepentingan ritual yang memiliki karakter atau huruf di permukaannya. Kaligrafi Cina mulai berkembang pada jaman DInasti Han. Pada dinasti inilah karakter huruf Cina (Hanzi) digunakan hingga sekarang. Pada era ini pula penulisan karakter Cina sebagai seni muncul. Pada era konfusius (479-551 SM), kaligrafi merupakan salah satu bagian penting yang juga menunjukkan tingkat intelektualitas seseorang. Oleh karena itu, sangat  penting pada masa itu bagi orang – orang berpendidikan atau pelajar untuk dapat menulis kaligrafi dengan baik dan benar.

Gaya Penulisan Kaligrafi Cina

Pada Kaligrafi Cina terdapat beberapa macam gaya penulisan Huruf Cina, seseuai dengan urutan sejarahnya yaitu :

  • Seal Script

Seal script merupakan tulisan kaligrafi yang paling kuno. Gaya penulisan ini lebih mirip gambar sederhana dibangingkan dengan huruf, karena tulisan yang dihasilkan mirip dengan bentuk makhluk aslinya. Misalkan, huruf yang memiliki makna burung berbentuk seperti burung itu sendiri. Di jaman modern ini, tulisan ini sudah tidak digunakan lagi namun masih memiliki daya pikat tersendiri bagi orang yang melihatnya. Dengan melihat gaya penulisan ini, orang dapat menyadari kesederhanaan dan kejujuran hati penulis jaman dahulu, membangkitkan apresiasi untuk budaya dan sejarah Cina (China) kuno.

  • Official Script

Huruf official script adalah jenis huruf yang pertama kali ditulis menggunakan kuas di atas kertas, dan merupakan bentuk awal kaligrafi yang dikembangkan di kemudian hari.

  • Formal Script

Huruf formal script ini merupakan penyederhanaan bentuk dari official script. Huruf-huruf formal script berbentuk tegak lurus dan persegi, pada umumnya digunakan untuk urusan formal seperti dalam papan nama, toko, koran, dokumen kantor, dan dokumen resmi lainnya.

  • Running Script

Huruf dengan gaya penulisan running script ini memiliki peraturan seperti formal script, namun memiliki kelincahan penulisan seperti seal script dimana antara guratannya saling berhubungan seperti terdapat serat penghubung yang halus. Jenis huruf ini banyak digunakan untuk surat pribadi dan tulisan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Cursive Script

Dari semua gaya penulisan, bentuk yang memiliki nilai seni paling tinggi adalah cursive script. Huruf ini mempunyai ciri penulisan cepat, guratan sederhana, dan beberapa guratannya ada yang digabung, ada juga yang dihilangkan sehingga sulit untuk dikenali bentuk asalnya.

Aturan Penulisan Kaligrafi

Meskipun untuk membuat kaligrafi dapat dibebaskan sesuai dengan preferensi masing-masing pembuatnya, masih terdapat aturan-aturan tradisional mengenai pembuatan kaligrafi yang harus diikuti dalam pembuatan kaligrafi modern. Berikut merupakan kumpulan aturan pembuatan kaligrafi menurut Tian Yunzhang, seorang kaligrafer modern terkenal yang tergabung dalam Asosiasi Kaligrafer Cina :

  1. Karakter harus ditulis secara benar, penulisan karakter yang benar yaitu yang mengikuti urutan goresan tradisional dan bukan penulisan standar modern
  2. Karakter harus dapat terbaca
  3. Karakter harus ringkas
  4. Karakter harus sesuai dengan konteksnya dan pembuat kaligrafi tersebut harus mengerti akan makna karakter yang dibuatnya
  5. Karakter yang ditulis harus indah secara estetika dan menyenangkan untuk dilihat. Pembuat kaligrafi yang baik akan memperhitungkan kualitas garis, struktur setiap karakter, komposisi karakter agar dapat terlihat dengan baik dan indah dipandang.

 

Jasa Kami

Secara tradisional, pada umumnya Kaligrafi Cina ditulis dalam media kertas menggunakan alat berupa kuas, bak tinta, dan tinta berwarna hitam. Akan tetapi, seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi kini pembuatan Kaligrafi Cina pun dapat dilakukan secara digital. Pembuatan Kaligrafi Cina secara manual biasanya membutuhkan waktu, ketelitian, dan juga biaya yang tidak sedikit, dimana seringkali dibutuhkan alat-alat dan teknik khusus untuk membuatnya. Selain itu, sulit juga untuk diduplikasi atau dibuat ulang apabila diperlukan dalam jumlah yang banyak. Oleh karena itu, kami menawarkan jasa pembuatan Kaligrafi Cina secara digital untuk anda yang membutuhkannya.

Jasa pembuatan Kaligrafi Cina kami ini dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, seperti :

  • Papan nama
  • Papan toko
  • Hiasan / pajangan
  • Kartu ucapan
  • Sampul buku, dll.

Dengan membuat kaligrafi secara digital, anda pun bebas untuk menggunakan gaya penulisan yang diinginkan serta dapat juga menggunakan berbagai macam warna dan hiasan latar belakang. Hasil kaligrafi yang didapatkan dapat lebih ekspresif, ceria, berwarna, dan sesuai dengan keinginan serta tujuan penggunaan. Lebih lanjut, anda akan dapat dengan mudah mengubah atau mengganti ukuran kaligrafi yang sudah jadi dan mencetak ulangnya lagi apabila dibutuhkan di kemudian hari. Peggunaan Kaligrafi Cina digital ini dapat menjadi alternatif untuk anda yang membutuhkan Kaligrafi Cina dengan sentuhan teknik dan gaya modern.

Service: Kaligrafi Cina

Ask for a pricing

Morbi tellus purus, tempor quis molestie sed, venenatis ut nulla. Mauris ac eros sit amet ex euismod sodales non non purus. Praesent mattis, sapien eget nullam.