Sertifikasi ISO 27001

Sejak tahun 2005, Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) telah menerbitkan standar sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) ISO 27001: Teknologi informasi — Teknik keamanan — Sistem manajemen keamanan informasi — Persyaratan.

Manajemen keamanan informasi adalah kumpulan proses yang diterapkan perusahaan untuk mengelola teknik pemilihan dan penggunaan langkah-langkah keamanan informasi. Mungkin ada beberapa langkah keamanan cerdas yang harus diterapkan setiap orang, seperti perlindungan malware atau manajemen patch, tetapi tidak semua perangkat lunak dan sistem kami sama.

Untuk mengetahui apa yang harus Anda lakukan, Anda harus memikirkan tentang memiliki pendekatan yang terkelola dan sistematis untuk keamanan informasi: sistem manajemen keamanan informasi (ISMS).

Daftar Isi

1. Apakah Standar ISO 27001?

Standar ISO 27001 merupakan salah satu standar yang bertujuan untuk mencerminkan sistem manajemen keamanan informasi. Standar ini mencakup banyak aspek sistem manajemen keamanan informasi, misalnya. manajemen risiko, audit, tata kelola, keamanan siber, dan sebagainya.

Penerapan ISO 27001 meliputi perencanaan produksi untuk pabrik besar yang merupakan data penting tentang kapasitas mesin, stok material, dan pesanan pelanggan, dan lain-lain dalam suatu perusahaan. Sehingga dapat digambarkan pada awal tahun 1900-an, sebagian besar orang masih bekerja menggunakan otot (membajak sawah, menanam padi), saat ini sebagian besar orang yang bekerja di sektor formal tidak menggunakan komputer yang terhubung dengan jaringan komputer.

Dengan kata lain, saat ini “informasi adalah aset organisasi”. Akibat semakin meningkatnya hubungan antara satu manusia dengan manusia lainnya melalui berbagai macam perangkat, maka ancaman terhadap informasi menjadi aset. Ancaman bisa datang dari tidak disengaja (email yang salah, sidik jari tertinggal yang berisi informasi rahasia pada printer bersama, dll) atau disengaja (pihak yang berniat mencuri informasi).

Masalahnya adalah, saat kita semakin terhubung satu sama lain, kebocoran informasi di satu tempat dapat langsung menyebar ke seluruh dunia. Sehingga risiko terhadap informasi terkini menjadi begitu tinggi. Sementara itu, ada berapa banyak informasi yang kami proses dan simpan hingga saat ini.

Seperti yang kita ketahui bersama, “pendekatan manajemen” telah menjadi “langkah ampuh” dalam mengelola berbagai aspek mulai dari revolusi industri hingga saat ini. Sejak ratusan tahun lalu, dengan improvisasi teknologi, “pendekatan manajemen” dapat mengelola ratusan ribu pekerja di sebuah pabrik sehingga dihasilkan produk yang berkualitas. Pendekatan inilah yang membentuk dasar Sistem Manajemen Keamanan Informasi ISO 27001.

2. Apa Tujuan Dari ISO 27001?

Tujuan ISO 27001 tidak lain adalah perlindungan informasi. Mengapa informasi sangat penting untuk dilindungi? Karena saat ini adalah era informasi, dimana hampir semua aktivitas di dunia dikendalikan melalui pengolahan dan pertukaran informasi. Hampir 99,9% pembayaran transaksi besar dilakukan melalui pemrosesan informasi.

3. Apa Manfaat Sertifikasi ISO 27001?

Melindungi informasi perusahaan Anda memainkan peran yang sangat penting dalam keberhasilan manajemen dan kelancaran operasi perusahaan Anda. Pencapaian ISO 27001 akan mendukung perusahaan Anda dalam mengelola dan melindungi aset data dan informasi Anda yang berharga.

Dengan memperoleh sertifikasi ISO 27001, perusahaan Anda akan dapat memperoleh banyak manfaat antara lain:

  • Membantu menjaga informasi rahasia tetap aman.
  • Meyakinkan klien dan pemangku kepentingan tentang bagaimana Anda mengelola risiko.
  • Memungkinkan pertukaran informasi yang aman.
  • Membantu Anda untuk mematuhi persyaratan hukum.
  • Membantu memberi Anda keunggulan kompetitif.
  • Mempromosikan kepuasan pelanggan yang meningkatkan retensi klien.
  • Membantu menjaga konsistensi dalam pengiriman produk atau layanan Anda.
  • Membantu mengelola dan meminimalkan paparan risiko.
  • Membantu membangun budaya keamanan.

4. Apa Saja Persyaratan untuk Mengikuti Sertifikasi ISO 27001?

Untuk apa sertifikasi ISO 27001? Sertifikasi ISO merupakan hal yang sangat penting dibutuhkan perusahaan saat ini. Tujuannya adalah untuk melindungi dan memelihara informasi data perusahaan. Saat ini, proses pertukaran informasi telah dilakukan di dunia maya. Nah, tentunya informasi perusahaan harus dijaga agar tidak dibobol atau dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Sertifikasi ISO harus melalui tahapan sebagai berikut:

  • Analisis Kesenjangan

Tujuan dari kegiatan ini adalah kita ingin mengetahui sejauh mana perusahaan telah mengimplementasikan apa yang sudah dan apa yang belum, sehingga dari situ kita bisa mengetahui apa gap yang ada dan dimana sehingga strategi improvement dapat dilakukan dengan tepat.

  • Tugas beresiko

Tujuan dari kegiatan ini adalah mengetahui risiko apa saja yang dapat mengancam aset terkait pengolahan informasi dan menentukan bagaimana mitigasi yang paling efektif dapat dilakukan untuk melindungi aset tersebut.

  • Persiapan Dokumen

Tujuan dari kegiatan ini adalah agar mitigasi risiko dapat didokumentasikan sehingga dapat dilaksanakan secara konsisten.

  • Penerapan

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengimplementasikan dokumen-dokumen yang telah disusun sebelumnya sehingga semua gap yang telah teridentifikasi pada tahap awal dapat tertangani.

  • Audit internal

Tujuan dari tahapan ini adalah untuk melakukan penilaian internal agar kita dapat melihat kemajuan implementasi yang telah dilakukan dan menentukan tindakan perbaikan yang perlu dilakukan.

  • Persiapan Audit Sertifikasi

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mempersiapkan aspek-aspek penting untuk sertifikasi audit.

  • Audit Sertifikasi

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguji penerapan sistem manajemen keamanan informasi, baik efektivitasnya maupun kesesuaiannya dengan persyaratan ISO 27001.

5. Bagaimana Proses untuk Mendapatkan Sertifikasi ISO 27001?

Perusahaan awalnya mengadopsi persyaratan standar ISO 27001 dan menetapkan dokumentasi tentang bagaimana standar ini dipraktikkan, dipantau, dan terus ditingkatkan. Setelah persyaratan standar diterapkan, Anda dapat meneruskan aplikasi Anda untuk mengesahkan perusahaan Anda.

Untuk mensertifikasi perusahaan dengan standar ISO, akan ada dua tahap audit.

Tahap 1 Audit: Kesiapan Audit (Verifikasi catatan, dokumen, dll.)

Audit Tahap 2: Verifikasi sistem yang efektif

Perusahaan yang mengajukan sertifikasi ISO harus diaudit berdasarkan sampel acak dari lokasi, layanan, fungsi, produk & proses mereka. Akhirnya, auditor kami mencatat penyimpangan kepada manajemen. Menurut tingkat penyimpangannya, lembaga sertifikasi menentukan waktu yang diperlukan untuk penutupannya termasuk koreksi dan tindakan korektif yang disetujui oleh lembaga sertifikasi. Setelah penutupan ketidaksesuaian/penyimpangan yang efektif, Sertifikat telah diterbitkan yang membatasi ruang lingkup yang akan diaudit.

6.     Apa yang Dapat Kami Tawarkan Kepada Anda untuk Mendaftarkan ISO 27001?

Layanan sertifikat ISO 27001 (ISMS) di Singapura, Malaysia, dan Indonesia oleh Mandreel menyediakan pendekatan sertifikasi yang membantu Anda memahami ISO 27001 (standar SMKI). Anda tidak ingin data perusahaan Anda menjadi rentan atau ditargetkan untuk diserang. Serupa dengan sistem manajemen lainnya, sertifikasi ISO 27001 (ISMS) juga didasarkan pada pendekatan Plan-Do-Check-Act untuk perbaikan berkelanjutan.

Sertifikat ISO 27001 oleh Mandreel menawarkan sikap metodologis dan terorganisir dengan baik yang akan melindungi kerahasiaan data Anda, memperkuat integritas data bisnis dan mengintensifkan ketersediaan bisnis Anda. Sertifikasi ISO 27001 di Singapura, Malaysia, dan Indonesia oleh Mandreel memastikan bahwa proses perusahaan Anda memenuhi persyaratan standar internasional.

Our Clients

Tokopedia

Aqua

Amarta

vivo

blibli

Danamon

Bank Indonesia

Grab

DjArum

Indonesia Fashion Week

Maybelline

Super Soccer

Datsun

Crunchbase